Ikhlas lillahi ta'al, melakukan semua hal sekecil dan sebesar apapun dengan niat hanya untuk Allah semata bukan untuk mencari perhatian dari makhluknya utamanya sesama manusia.
bulan mei ini bulan kesedihanku, tentu karena aku ditinggalkan oleh orang kesayanganku kakekku satu-satunya, aku gagal tabah dan mengikhlaskan kepergiannya karena aku masih saja menangis dan bersedih, kenapa gagal?,
karena menurutku ikhlas itu pada saat terjadi kejadian kita bisa lapang dada dan mengikhlaskan karena semua ini milik Allah, bukan karena proses waktu yang lama baru kita bisa menerimanya
menata niat untuk selalu ikhlas lillahi ta'ala pada prakteknya pada diriku sendiri masih sulit kadang hanya sekedar omongku saja, semoga mulai detik ini mulai bisa terealisasi Aaaamiin...
kata-kata random
aku takut dilupakan saat ini dan suatu saat nanti
mataku tertutup suatu lamunan seperti satir yang memfilter pandangaku
suatu saat nanti mungkin bukan hanya mengfilter tapi memang menutup seluruhnya apapun yang melewati rongga filternya,
itu kemungkinan buruknya
itu kemungkinan buruknya
tapi kusadari aku harus bersukur bertriliunan sebanyak ciptaan Allah dilangit dan dibumi, diantara keduanya, dan dari semua yang telah Allah ciptakan, pasalnya kali karena aku masih bisa merasakan nikmat ALLAH melihat dengan mata, dengan hati, serta dengan fikiran jernih (?) dunia saat ini...... walau tidak sepenuhnya
pernah terlontar dalam fikirku yang tak waras
jika aku sudah tidak merdeka dalam tubuhku aku akan mendonorkan secara sukarela seluruh badanku agar bisa membantu orang, tapi syukur aku sadar semua yang terjadi atas kekuasaan ALLAH, dan semua ini adalah milikNya aku.... aku apa?, aku hannya seorang hamba yang menghamba yang selalu meminta dengan riya, memaksa, dan penuh kesombongan, serta tak tau diri.
jika aku bertindak sedemikian begitu tak tau dirinya aku karena jasad ini bukan milikku, aku tidak punya hak apa2 darinya sama sekali tak seatompun darinya
jika aku sudah tidak merdeka dalam tubuhku aku akan mendonorkan secara sukarela seluruh badanku agar bisa membantu orang, tapi syukur aku sadar semua yang terjadi atas kekuasaan ALLAH, dan semua ini adalah milikNya aku.... aku apa?, aku hannya seorang hamba yang menghamba yang selalu meminta dengan riya, memaksa, dan penuh kesombongan, serta tak tau diri.
jika aku bertindak sedemikian begitu tak tau dirinya aku karena jasad ini bukan milikku, aku tidak punya hak apa2 darinya sama sekali tak seatompun darinya
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)