Blogger Template by Blogcrowds.

Pesan Iblis Kepada Nabi Musa As.

     Diriwayatkan bahwa pada suatu hari ketika Nabi Musa As. sedang duduk, datanglah Iblis kepadanya dengan mengenakan selubung kepala yang berwarna-warni. Setelah dekat pada Nabi Masa As. Iblis pun membuka selubung kepalanya dan meletakkannya, kemudian menghampiri Nabi Musa As. dan memberi salam. Nabi Musa As. pun bertanya: "Siapa kamu?"
     Iblis menjawab: "Aku Iblis"
     Nabi Musa As. berkata: " Tidak ada salam untukmu"
     Kata Iblis. " Aku datang memberi salam kepadamu karena mengingat kedudukanmu disisi Allah."
     Nabi Musa As. bertanya pula "Apakah yang engkau pakai tadi?"
     Jawab Iblis, "Selubung kepala yang aku gunakan untuk menyentuh hati anak cucu Adam
     Nabi Musa As.  bertanya pula, " Apakah perbuatan manusia yang dapat menyebabkan engkau dapat menundukkannya?"
     Jawab Iblis: " Jika ia terpesona oleh dirinya sendiri, ia membesar-besarkan amalan yang sedikit dan melupakan dosa-dosanya.

     Iblis memberikan peringatan kepada Nabi Musa As. tiga perkara yaitu: 
  1. Janganlah engkau berdua-duaan dengan dengan seorang yang tidak halal bagimu karena tiada seorang lelaki yang berdua-duaan dengan seorang wanita melainkan aku menjadi temannya, sehingga aku dapat menjadikannya tertarik pada wanita itu dan menjadikan wanita itu tertarik kepadanya.
  2. Janganlah engkau berjanji kepada Allah SWT kecuali engkau benar-benar menjalankannya.
  3. Janganlah engkau berjanji akan bersedekah kecuali engkau benar-benar melaksanakannya, karena ada lelaki yang berjanji bersedekah tetapi tidak melaksanakannya dan ketika itu aku menjadi temannya sehingga aku dapat menghalanginya dari janjinya.
Kemudian Iblis berpaling dan berkata, "Oh celaka! Musa telah mengetahui apa yang patut diingat oleh anak cucu Adam."




Ghozali, Imam, 1986, Menundukkan Nafsu, Alih bahasa Muhammad Ali dan Abdullah, Surabaya: Bungul Indah

0 komentar:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda